Hasil Identifikasi Penemuan Mayat di Loa Tebu Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

img

Kapolsek Tenggarong Iptu Nursan

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Hasil identifikasi penemuan mayat berjenis kelamin laki laki di perairan Sungai Mahakam Kelurahan Loa Tebu pada 6 Februari 2022, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban yang diketahui bernama Arifin (71).

Kapolsek Tenggarong Iptu Nursan mengatakan, setelah dilakukan visum di RSUD A M Parikesit Tenggarong Seberang bahwa, hasil visum menyatakan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di jasad korban.

"Atas kejadian ini, pihak keluarga korban meminta untuk tidak ditindaklanjuti dengan otopsi, cukup sampai visum saja dan segera membawa pulang jasad korban" kata Nursan kepada Poskotakaltimnews, di Tenggarong, Senin (7/2/2022).

Menurut pengakuan pihak keluarga, sambung dia, korban tersebut mengalami gangguan jiwa, karena beberapa kali korban berupaya melakukan bunuh diri dengan memakan racun tikus, namun aksi tersebut ketahuan oleh keluarganya.

Dikabarkan sebelumnya, korban mrupakan warga Loa Tebu, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Sungai Mahakam Kelurahan Loa Tebu pada 6 Februari 2022.

Sementara kronologi kejadian, korban hilang sejak 4 Februari 2022, pihak keluarga korban telah mencari korban di sekitar rumah, kebun, maupun perairan sungai mahakam.

Kemudian, pada 5 Februari 2022 pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Tenggarong dengan prihal korban hilang. Pada 6 Februari 2022 mayat korban ditemukan oleh H Usman yang mengapung di sungat dekat jetty Loa Tebu milik PT Tanito Harum, mengetahui adanya mayat, warga sekitar membantu proses evakuasi dengan menggunakan perahu ketinting untuk dibawa ke pinggir.

Pada saat diperiksa masing masing kaki korban terikat dengan 1 buah jerigen dengan panjang tali sekitar 150 cm, selanjutnya dilakukan olah TKP oleh Inafis Polres Kukar.(*riz)